Cawagub Embay Dinasihati Soal Kejujuran oleh Menteri di Era Gus Dur

Cawagub Embay Dinasihati Soal Kejujuran oleh Menteri di Era Gus Dur

faf01641-efa2-429f-8249-a22580d0ef8a_169

Cawagub Banten Embay Mulya Syarif melakukan lawatan ke rumah eks Menteri Koperasi dan UKM era Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Zarkasih Nur. Dalam pertemuan tersebut, Embay dinasihati soal kejujuran dalam memimpin sebuah daerah.

Zarkasih tampak ramah menyambut Embay yang datang mengenakan baju koko putih dan peci hitam itu, Selasa (24/1/2017). Keduanya terlihat akrab saat berbincang.

“Pesan kita, sederhana. Mari kita laksanakan pemerintahan yang sesuai ajaran, nilai Islam, antara lain kejujuran. Bagaimana di daerah ini tidak terjadi lagi mengalami daerah yang korupsinya ketiga. Citra itu kita hilangkan,” kata Zarkasih di kediamannya, Kota Tangerang Selatan, Banten, Selasa (24/1/2017).

Zarkasih juga berpesan agar pasangan cagub Rano Karno itu bisa menjalankan pemerintahan dengan bersih, jika terpilih. Menurutnya, Zarkasih, adalah orang yang pas untuk maju sebagai pemimpin di Banten.

“Kedua, jangan sampai ada nepotisme. Kita ingin pemerintahan yang clean government. Meskipun pihak lain menghendaki begitu. Tapi lebih pas yang melaksanakan beliau ini,” ucap Zarkasih.

Menurut Zarkasih kunjungan seperti ini perlu dibudayakan sebagai perintah Nabi Muhammad SAW, dalam ajaran Islam. Silaturahmi, Zarkasih mengatakan, merupakan pintu awal pembuka rezeki.

“Saya berterimakasih beliau datang ke sini. Kan silaturahmi sangat penting. Di dalam hadits disebutkan ‘Man aroda an-yubsato lahu fi rizqihi wa yunsaa lahu fi atsarihi fal yashil rohimah’ (Siapa yang ingin panjang umurnya dan murah rezekinya, perbanyaklah silaturahim). Jadi beliau bersilaturahim perintah Nabi Muhammad Shallahu ‘Alaihi Wa Sallam. Saya yakin perjuangan kita mendapat ridho dari Allah,” kata Zarkasih.

Sementara itu, dalam pertemuan, Embay berbincang berbagai hal. Menurutnya, wejangan dari Zarkasih diperlukan sebagai motivasi dan masukan untuk maju di Pilkada Banten ini.

“Beliau asli orang sini. Saya minta do’a restu nasehat-nasehat kepada beliau. Alhamdulillah. Ketemunya di tempat yang sejuk fresh. Saya harus banyak belajar. Beliau usianya 12 tahun lebih tua tapi masih fresh. Saya waktu mau maju alasannya usia. Ternyata beliau masih lebih energik,” ungkap Embay.

Dalam perbincangan, Embay juga menyinggung Banten yang banyak terlibat korupsi. Sehingga, karena korupsi membuat wilayah paling barat pulau Jawa ini terpuruk. Ia berjanji akan mengembalikan Banten ke jalur yang lurus dan memberantas korupsi, jika terpilih nanti.

“Korupsi, prestasi yang memalukan ini korupsi ke 3, ini harus kita ubah. Harus dikembalikan Banten yang dulu dihormati dihargai karena jasa ulama. Harum namanya Banten bukan hanya di dalam negeri, tapi juga luar negeri. Siapa yang tidak kenal Syekh Nawawi Al Bantani dengan kitabnya Tafsir Munir, Nashoihul Ibadnya. Tapi sekarang di luar, kita diledek. Ini bagaimana kita mengembalikan muruah ini,” pungkas Embay.

 

Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *